Monday, September 14, 2020

Ramah Lingkungan, Ini Dia 6 Energi Alternatif Pengganti Bahan Bakar Konvensional

Sumber : merdeka.com

Bahan bakar konvensional telah menjadi sumber daya alam untuk kehidupan di bumi ini dan pasalnya tidak bisa diperbaharui. Untuk mengatasi terjadinya kekrisisan bahan bakar konvensional ini di masa depan, kita harus menggunakan energi alternatif yang mampu menggantikan itu semua. Dengan adanya energi alternatif ini bahan bakar konvensional bisa tergantikan saat terjadi krisis. 

Energi alternatif ini bisa menggantikan listrik, bensin, gas dan masih banyak lagi lainnya. Hal ini tentu diikuti dengan semakin berkembangnya zaman yang dimana kita juga harus memiliki banyak jenis sumber energi alternatif untuk itu semua. Selain itu, energi alternatif ini juga berdampak positif bagi kehidupan manusia apalagi untuk masalah pencegahan pemanasan global. 

Apa saja energi alternatif yang mampu menggantikan bahan bakar konvensional? Yuk, langsung saja cek daftarnya dibawah ini!

1. Panas Matahari

Panas Matahari
Sumber : kompasiana.com
Dengan bantuan solar panel atau panel surya sinar matahari ternyata bisa diubah menjadi energi listrik, lho. Solar panel memiliki sebuah rangkaian pada sel-selnya berupa photovoltaic yang berarti "cahaya listrik". Adanya energi alternatif yang bersumber dari cahaya matahari ini mampu menggerakkan kendaraan listrik hingga perahu listrik. Tapi untuk saat ini penggunaan panel surya masih terbatas dan biaya per wattnya sendiri terbilang mahal. Rumornya harga dari solar panel lebih mahal dari bahan bakar fosil hingga 10 kali lipat.

2. Geothermal

 
Geothermal
Sumber : geothermalindonesia.com
Selain panas matahari yang dimana mampu mengubah energi panas menjadi listrik dengan menggunakan media solar cell, ternyata panas bumi juga bisa melakukannya. Geothermal atau panas bumi ini berasal dari energi panas di dalam bumi. Energi panas ini merupakan aktivitas dari gunung berapi vulkanik yang mengeluarkan uap alam, air panas hingga bebatuan kering. Tetapi sayangnya pembangkit energi alternatif menggunakan Geothermal ini masih terbilang tradisional. Penelitian yang dilakukan di Islandia telah menemukan sumber kekuatan baru dari Geothermal. Energi kekuatan baru ini bahkan mampu melipatgandakan jumlah listrik yang dihasilkan hingga 10 kali lipat.

3. Angin

 
Kuncir Angin
Sumber : gurupendidikan.co.id
Angin juga menjadi salah satu energi alternatif yang mampu menghasilkan listrik. Cara mengubahnya adalah dengan mengubah energi kinetik dari hembusan angin yang dihubungkan pada mesin generator. Penggunaan energi angin ini sudah diterapkan di Belanda dengan menggunakan media kincir angin besar. Kincir angin ini selain menjadi sumber gerak juga dimanfaatkan untuk memompa air supaya mengalir ke irigasi pertanian.

4. Hydropower

Hydropower
Sumber : kejadiananeh.com
Hydropower merupakan energi alternatif yang cara menghasilkannya dengan membendung air sungai dan mengarahkannya pada pipa air menuju sebuah turbin. Energi yang dihasilkan dari Hydropower ini berdasarkan air yang jatuh dan banyaknya jumlah air mengalir pada turbin tersebut. Oleh sebab itu, PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) pasti banyak membutuhkan sumber daya air dan juga tempat penampung air besar layaknya sebuah danau maupun waduk.

5. Biomassa

Biomassa
Sumber : id.pinterest.com
Memang namanya terdengar asing, tetapi kamu pasti pernah mengetahui pembuangan kotoran manusia maupun hewan, nah energi alternatif tersebut berasal dari situ. Cara mengubah Biomassa menjadi energi alternatif adalah dengan membakar sisa kotoran tersebut terlebih dahulu. Lalu bahan tersebut akan dicampur dengan bahan lainya dan dimasukkan ke dalam tangki. Setelah itu hasil dari pencampuran tersebut akan disalurkan melalui sebuah pipa instalasi dan baru bisa disebut sebagai biogas. Biogas ini nantinya menjadi energi alternatif yang ditampung ke dalam gas tabung dan digunakan untuk memasak.

6. Tidal

Tidal
Sumber : ngertiaja.com
Tidal merupakan energi alternatif yang memanfaatkan surut dan pasangnya air laut. Penerapan energi ini terbilang mudah untuk diprediksi meskipun tak banyak orang yang menggunakannya. Sayangnya kelemahan dari energi Tidal sendiri terdapat pada alat konversi yang digunakannya yang dimana tidak mampu bertahan lama terhadap korosi dan arus laut. Prinsip dari kinerja energi alternatif ini tergantung dari besar kecilnya volume air yang pasang.

Menggunakan sumber daya alam dengan bijak akan membuatnya menjadi lebih awet untuk masa depan. Selain itu, meski sudah ada energi penggantinya kamu juga harus tetap menjaganya, ya!

No comments:

Post a Comment