Wednesday, December 4, 2019

Shin Tae-Yong Dirumorkan Latih Timnas

Shin Tae-Yong

Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong dikabarkan akan melatih Timnas Indonesia menggantikan Simon McMenemy. Kabar ini berkembang setelah Mochamad Iriawan terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2019-2023.

Shin Tae-yong merupakan mantan pelatih Timnas Korea Selatan saat Piala Dunia 2018. Tak cuma itu, dia juga pernah membawa Seongnam FC juara Liga Champions Asia pada 2010.
Sekilas memang perjalanan karier Shin sangat mentereng. Namun sebenarnya jika dilihat secara seksama, prestasi Shin bisa dibilang rata-rata air.

Bersama Taeguk Warrior di Piala Dunia 2018, Shin gagal membawa timnya lolos dari fase grup. Son Heung Min hanya mampu menyudahi perjuangan di Grup F di posisi ketiga.

Meski begitu, tetap ada fakta menarik yang muncul dalam karier Shin Tae-yong. Bolanusantara.com mencoba merangkum beberapa berita Sepakbola Indonesia Terkini dan  fakta unik serta menarik Shin Tae Yong:

1. Meminta dengan Sengaja Pemainnya Bertukar Nomor Punggung
Momen ini terjadi pada gelaran Piala Dunia 2018. Pada saat itu, Timnas Korea Selatan dalam persiapan menghadapi Swedia.

Saat sesi latihan, Shin Tae-yong meminta para pemainnya menggunakan nomor punggung berbeda. Hanya Son Heung-min dan Ki Sung-yueng yang tetap menggunakan nomor punggung biasanya.

Hal ini dilakukan Shin untuk membingungkan mata-mata yang dikirimkan Swedia. Padahal pada saat itu sesi latihan Korea Selatan tertutup.

"Kami menukar nomor mereka karena tidak ingin menunjukkan apapun kepada lawan kami dan mencoba mengelabui mereka," ungkap Shin.

Sayangnya, pada pertandingan, Korea Selatan menyerah dengan skor tipis 0-1 dari Swedia.

2. Permainan Psikologis di Sesi Konferensi Pers
Pada gelaran Piala Dunia 2018, langkah Korea Selatan untuk lolos dari Grup F terbilang berat. Mereka sudah menderita dua kekalahan perdana. Lawan yang dihadapi untuk terakhir kalinya adalah tim kuat, Jerman.

Saat sesi konferensi pers, Shin Tae-yong mengatakan bahwa kesempatan pasukannya menang dari Jerman hanya 1 persen. Maklum pada waktu itu, Der Panzer merupakan juara bertahan Piala Dunia 2014.

"Kami hanya punya peluang 1 persen. Tapi kami akan coba mencari kesempatan untuk mengakhiri Piala Dunia dengan indah," kata Shin saat sesi konferensi pers.
Menariknya, Korea Selatan berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Jerman. Gol Taeguk Warriors dicetak oleh Kim Young-Gwon pada menit ke-90+2 dan Son Heung-min pada menit ke-90+6.

3. Gagal di Piala Dunia, Pulang Dilempar Telur
Apes nian nasib timnas Korea Selatan saat masih dipimpin oleh Shin Tae-yong. Mereka gagal lolos dari fase grup usai hanya berada di peringkat ke-3, dibawah Swedia dan Meksiko.

Walau berhasil meraih kemenangan atas Jerman pada laga terakhir tetap saja perasaan gagal lolos dari fase grup sangat mengecewakan. Berharap pulang mendapatkan sambutan, alih-alih justru lemparan telur yang diterima.

Saat tiba di bandara, skuat sempat dipajang dan bertemu para awak media. Tapi sayang mereka mendapatkan sambutan yang kurang mengenakan.

Pertama pasukan Shin Tae-yong mendapatkan lemparan bantal. Setelah itu ada lemparan telur yang jatuh tepat di depan barisan Shin Tae-yong bersama skuat Korea Selatan.

No comments:

Post a Comment